PARIGI MOUTONG, moderatnews.id – Lembaga Pengembangan Utsawa Dharma Gita (LPDG) Kabupaten Parigi Moutong resmi membawa 75 personel kontingen untuk mengikuti ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Ke-XVI, Kamis (2/6).
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong, I Made Yastina, menegaskan bahwa kontingen yang diberangkatkan telah dipersiapkan secara maksimal dengan target meraih Juara Umum.
Sebagai daerah dengan jumlah umat Hindu terbesar di Sulawesi Tengah, Parigi Moutong mengirimkan peserta pada seluruh cabang lomba yang dipertandingkan.
Total kontingen berjumlah 75 orang, terdiri dari 62 peserta dan 13 orang pendamping, meliputi official dan pelatih.
“Esensi Utsawa Dharma Gita adalah memahami, mengenal, dan menghayati ajaran suci Weda. Karena umat Hindu di Parigi Moutong mencapai hampir setengah populasi di Sulawesi Tengah, maka seluruh cabang lomba kami ikuti,” ujar I Made Yastina. Kamis, (2/6/2026).
Adapun cabang yang diikuti meliputi pembacaan Sloka, Palawakya, hafalan kitab suci, hingga Dharma Wacana dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Di balik kesiapan tersebut, PHDI Parigi Moutong mengakui masih menghadapi kendala klasik berupa keterbatasan anggaran. Namun, hal itu disiasati melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan swadaya umat, ungkapnya.
Kata I Made Yastina. Pemerintah daerah memberikan dukungan berupa bantuan stimulus, sementara kekurangan anggaran ditutupi secara gotong royong oleh umat Hindu.
“Pemerintah daerah sudah membantu sebagian. Sisanya kami penuhi lewat swadaya. Keterbatasan ini tidak menyurutkan target kami untuk meraih Juara Umum,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, UDG merupakan agenda tiga tahunan. Para pemenang di tingkat provinsi nantinya akan mewakili daerah pada ajang nasional tahun 2027.
Lebih jauh, PHDI Parigi Moutong juga menargetkan menjadi tuan rumah UDG tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2028. Target kami tidak hanya juara, tetapi juga siap menjadi tuan rumah pada 2028, ungkap I Made Yastina.
Selain prestasi, PHDI menekankan bahwa UDG memiliki tujuan utama dalam membentuk karakter generasi muda Hindu. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mencintai kitab suci serta mengimplementasikan nilai-nilai etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari.
Harapannya, dengan UDG ini diharapkan generasi muda memiliki karakter kuat dan kualitas SDM yang lebih baik, pungkasnya.
Laporan : Deni













