banner 728x250

Krisis Air Bersih di Sibalago, Program TNI Manunggal Air Jadi Harapan Warga

Kolonel Inf Yudhi H.P meninjau lokasi pembangunan sumur bor program TNI Manunggal Air di Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, ModeratNewsmid – Dalam rangka meninjau langsung program pengadaan air bersih bagi masyarakat, Kolonel Inf Yudhi H.P mendampingi Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar meninjau lokasi pembangunan sumur bor di Dusun II, Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan fasilitas air bersih berjalan optimal.

Kolonel Inf Yudhi H.P menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan program TNI Manunggal Air yang dicanangkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD). Program ini hadir sebagai solusi bagi wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih.

“Di Desa Sibalago, khususnya di Dusun IV, fasilitas yang dibangun berupa sumur bor yang dilengkapi dengan instalasi penampungan air dan kelistrikan. Berdasarkan aspirasi dari Kepala Desa dan warga setempat, wilayah ini memang sangat kekurangan air bersih dan selama ini warga masih mengandalkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Kolonel Inf Yudhi H.P. jumat (21/8/2026).

Ia menambahkan bahwa program TNI Manunggal Air di wilayah Kodim 1306/Kota Palu terus berjalan secara bertahap. Jika pada tahun 2025 telah dibangun lima titik sumber air di berbagai wilayah, maka pada tahun 2026 ini titik di Desa Sibalago menjadi prioritas utama.

Mengingat kapasitas sumur bor saat ini masih terbatas untuk menjangkau seluruh pemukiman, pihak TNI menyerap usulan dari pemerintah desa setempat untuk penambahan titik baru. Usulan tersebut akan diajukan ke Komando Atas agar dapat diakomodasi pada program selanjutnya.

“Program TNI Manunggal Air ini wujudnya bermacam-macam disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah, mulai dari sumur bor untuk kebutuhan domestik, sumur bor irigasi pertanian, pompa hidram, hingga pipanisasi dengan sistem gravitasi seperti yang diterapkan di Desa Owelu, Kabupaten Sigi,” jelasnya.

Sebelum meninjau lokasi sumur bor di Desa Sibalago, rombongan juga mengikuti rangkaian kegiatan peresmian Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Nambaru. Jembatan gantung ini merupakan salah satu dari dua jembatan yang baru saja diresmikan, selain jembatan di Desa Palolo, Kabupaten Sigi.

Hingga saat ini, sebanyak 11 titik Jembatan Perintis Garuda Merah Putih telah selesai dibangun di wilayah koordinasi Kodim 1306/Kota Palu.

Pembangunan jembatan perintis ini merupakan prioritas Presiden yang ditindaklanjuti oleh TNI Angkatan Darat untuk membuka akses konektivitas antarwilayah. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas masyarakat, anak-anak sekolah, serta memperlancar arus distribusi hasil pertanian menuju sentra-sentra ekonomi.

“Penentuan lokasi jembatan ini didasarkan pada masukan masyarakat dan pemetaan oleh para Babinsa di lapangan. Kami menyasar desa-desa terisolir yang sangat membutuhkan akses penyeberangan guna mempermudah aktivitas harian harian warga,” pungkas Kolonel Inf Yudhi H.P.

Deni

Total Views: 240

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *