banner 728x250

Pemda Parimo Siap Dukung Pembangunan Kodim dan Korem, Ini Penjelasan Pangdam XXIII/Palaka Wira

Pangdam XXIII/Palaka Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bersama Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase saat membahas rencana pembangunan Korem dan Kodim di wilayah Parigi Moutong.

PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD terus memperkuat koordinasi terkait rencana pembangunan Markas Komando Resor Militer (Korem) dan Komando Distrik Militer (Kodim) di wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, bersama Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, usai meresmikan Jembatan Merah Putih di Desa Nambaru. Jumat (21/8/2026).

Pangdam XXIII/Palaka Wira. mengungkapkan, pihaknya telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengenai rencana strategis tersebut.

Menurutnya, saat ini proses penentuan lokasi masih dalam tahap pertimbangan dan kajian teknis. Terdapat dua opsi lokasi yang tengah dipertimbangkan, yakni di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Sigi.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pertahanan. Saat ini kami sedang mencari lokasinya terlebih dahulu. Masih ada dua opsi lokasi yang kami pertimbangkan, apakah di Parigi Moutong atau di Sigi,” ujar Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar.

Ia mengatakan, sejumlah aspek masih perlu didiskusikan sebelum keputusan lokasi ditetapkan. Kendati demikian, pihaknya berharap rencana pembentukan dan pembangunan Korem serta Kodim tersebut dapat segera direalisasikan.

“Ada beberapa hal yang harus didiskusikan, namun kami berharap rencana pembangunan Korem dan Kodim ini bisa segera terealisasi pada akhir tahun ini atau awal tahun depan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyatakan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong siap memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut, khususnya dalam pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan TNI.

Pemkab Parigi Moutong bahkan telah menyiapkan sejumlah alternatif lahan yang dapat digunakan untuk mendukung pembangunan fasilitas militer.

Erwin mengatakan, salah satu lokasi yang telah disiapkan berada di wilayah lokasi sail tomini dan saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama DPRD Kabupaten Parigi Moutong.

“Kami sudah menyiapkan satu lokasi di wilayah sail tomini yang saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama DPRD,” jelas Erwin.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan lahan sekitar lima hektare di Desa Jono Kalora yang direncanakan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan berbagai fasilitas pendukung, seperti asrama, barak, dan gudang.

Pemkab Parigi Moutong juga menyiapkan alternatif lokasi lainnya di jalur dua arah selatan Kantor Bupati Parigi Moutong sambil menunggu kepastian lokasi dari pihak Kodam.

Erwin menambahkan, luas wilayah Kabupaten Parigi Moutong menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mendorong kehadiran Kodim. Karena itu, apabila pembentukan Kodim dapat segera direalisasikan, Pemkab Parigi Moutong siap memfasilitasi penggunaan gedung Badan Diklat sebagai kantor operasional sementara.

Langkah tersebut diambil agar kegiatan operasional Kodim dapat segera berjalan tanpa harus menunggu seluruh fasilitas permanen selesai dibangun.

“Jika pembentukan Kodim bisa segera direalisasikan, untuk sementara kami siap meminjamkan gedung Badan Diklat agar kegiatan operasional bisa langsung berjalan sambil menunggu pembangunan fasilitas permanen,” pungkasnya.

Rencana pembentukan Korem dan Kodim tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sekaligus mendukung peningkatan stabilitas keamanan dan pertahanan di wilayah Sulawesi Tengah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, kesiapan lahan dan fasilitas pendukung merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung penguatan kelembagaan pertahanan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah tersebut.

Deni

Total Views: 198

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *