PALU, ModeratNews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat komitmennya mendukung percepatan Program Asta Cita Presiden RI terkait pembangunan 3 Juta Rumah, khususnya dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, saat menghadiri Rapat Percepatan Pelaksanaan Program Asta Cita Presiden 3 Juta Rumah Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah, Palu, Senin (28/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Erwin Burase didampingi Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong Irwan dan Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Andri Wijaya.
Rapat koordinasi dan konsolidasi strategis itu dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, jajaran bupati/wali kota, kepala Bappelitbangda, serta kepala dinas yang membidangi perumahan dan permukiman se-Sulawesi Tengah.
Kehadiran Pemkab Parigi Moutong menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah daerah dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden RI melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan, penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi salah satu kunci penting dalam upaya menekan angka kemiskinan di daerah.
Karena itu, penataan kawasan permukiman serta penyediaan hunian yang layak dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati Parigi Moutong menyatakan akan segera mengambil sejumlah langkah konkret.
Pertama, pemutakhiran dan validasi data RTLH. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Bappelitbangda akan merapikan pendataan calon penerima manfaat secara by name by address, terutama masyarakat yang berada di kantong-kantong kemiskinan serta wilayah terpencil.
Kedua, mempercepat dukungan logistik dan administrasi, termasuk kemudahan proses verifikasi lapangan serta percepatan administrasi perbankan bagi masyarakat penerima bantuan stimulan perumahan.
Ketiga, menyelaraskan program daerah 2026–2027 dengan program perumahan tingkat provinsi melalui Program Berani Sejahtera serta program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.
“Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyambut baik arahan Bapak Gubernur. Penanganan RTLH ini sangat linier dengan upaya kita menurunkan angka kemiskinan di Parigi Moutong.
Kita akan berkolaborasi penuh dengan Balai Perumahan dan Pemprov Sulteng agar alokasi program bantuan rumah, baik BSPS maupun rumah jadi, dapat terdistribusi secara optimal bagi masyarakat kita yang paling membutuhkan,” tegas Bupati Erwin Burase.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemkab Parigi Moutong optimistis pemenuhan hak masyarakat atas hunian yang layak, sehat, dan aman dapat dilakukan secara bertahap.
Program tersebut sekaligus diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis untuk mempercepat penanganan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong
