banner 728x250

Narkoba di Bantaya Disikat, Tiga Orang Diamankan, 10 Bong Disita

Personel Polres Parigi Moutong mengamankan tiga orang serta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika dalam operasi KRYD Gakkum Narkoba di Kelurahan Bantaya, Rabu (21/10/2026). Foto : Satnarkoba

PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Perang terhadap narkoba di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus digencarkan. Personel gabungan Polres Parigi Moutong menyisir dua lokasi di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, dan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.


Operasi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Gakkum Narkoba, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 14.30 Wita, tersebut mengamankan tiga orang berinisial IW (48), RS (33), dan HE (45). Ketiganya menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami dugaan keterlibatan masing-masing.


Dari lokasi pertama, polisi mengamankan satu telepon genggam Samsung, dua bilah parang, satu kaca pireks, satu pak plastik klip kosong, satu timbangan digital merek Camry, dan satu lembar KTP.

Sementara di lokasi kedua, petugas menyita 10 alat isap sabu atau bong, 13 pipet panjang, 12 pipet pendek, dua kaca pireks, empat gunting, enam korek api, plastik klip kosong, empat telepon genggam, sejumlah dokumen identitas, uang tunai Rp10.000, tiga sendok, serta satu tas kecil merek BAYT.

Kasat Resnarkoba Polres Parigi Moutong, IPTU Nicho Eliezer, menegaskan bahwa penindakan tersebut merupakan komitmen kepolisian memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. “Setiap informasi dan temuan di lapangan akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pengungkapan ini diharapkan tidak berhenti pada pengamanan tiga orang semata. Polisi perlu mendalami asal-usul barang, kemungkinan keterlibatan pihak lain, hingga dugaan jaringan pemasok apabila ditemukan indikasi peredaran narkotika.

“IPTU Nicho Eliezer juga mengajak masyarakat berperan aktif memerangi narkoba. Peran keluarga, lingkungan, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, khususnya demi melindungi generasi muda dari dampak buruk narkoba,” ujarnya.

Kini publik menanti hasil penyelidikan Polres Parigi Moutong. Apakah operasi di Bantaya hanya mengungkap dugaan penyalahgunaan narkoba, atau menjadi pintu masuk membongkar jaringan yang lebih besar? Jawabannya harus dibuktikan melalui penyelidikan yang transparan, profesional, dan tuntas, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Deni

Total Views: 492

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *