Leli Pariani Soroti Ketimpangan BBM dan Pelayanan Publik di Parimo

Anggota DPRD Parigi Moutong, Ni Wayan Leli Pariani, menyampaikan interupsi dalam sidang paripurna terkait LKPJ Bupati, menyoroti ketimpangan distribusi BBM dan kebutuhan dasar masyarakat. Foto : Fikri

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Ni Wayan Leli Pariani, menyoroti dalam Sidang Paripurna terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati.

Ia menekankan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tidak boleh hanya sekadar angka klasifikasi, melainkan harus dirasakan melalui keadilan sosial di lapangan.

Dalam interupsinya, Leli menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang dianggap masih jauh dari rasa keadilan bagi masyarakat kecil, mulai dari masalah energi hingga akses kesehatan.

Salah satu poin krusial yang disampaikan Leli adalah sulitnya masyarakat umum mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU.

Ia mengungkapkan adanya indikasi dominasi pengisian BBM oleh pengusaha angkutan logistik (Dores) dan alat berat yang seringkali menyerobot jatah masyarakat luas.

“Jika kita ingin daerah ini maju dan berkembang, pemerintah melalui dinas terkait harus hadir memberikan keadilan. Saya melihat sendiri bagaimana distribusi BBM lebih didominasi pengusaha alat berat. Harus ada keseimbangan dan keadilan bagi penduduk lokal,” tegas Leli. Selasa (7/4/2026).

Selain masalah BBM, ia juga menyoroti krisis air bersih dan kendala di sektor pertanian. Menurutnya, pola distribusi air yang masih menggunakan sistem bergilir menunjukkan infrastruktur dasar yang belum optimal. Begitu pula dengan sinkronisasi masa panen yang harus didukung oleh kemudahan akses energi dan sarana prasarana.

Leli mengingatkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bahwa pembangunan sumber daya manusia (IPM) sangat bergantung pada faktor kesehatan. Ia menegaskan bahwa tanpa jaminan kesehatan yang prima, masyarakat tidak akan mampu berpikir jernih dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Intinya adalah keadilan dan keseimbangan hidup. Pengetahuan yang bagus harus didukung fisik yang sehat. Jika urusan mendasar seperti BBM, air, dan kesehatan belum tuntas, bagaimana daerah kita bisa melompat dari daerah berkembang menjadi daerah maju,” pungkasnya.

Laporan : Deni

Total Views: 114