PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Parigi Moutong melaksanakan kegiatan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Senin (29/6).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Lobu Mandiri tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Lobu Mandiri, Yusak Gigir, bersama tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Dalam kegiatan itu, Kasat Narkoba Polres Parigi Moutong, IPTU Nicho Eliezer, memberikan penyuluhan terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Ia menjelaskan bagaimana awal mula seseorang terjerumus, yang kerap diawali dari rasa coba-coba hingga akhirnya menjadi ketergantungan.
Menurut Nicho, pengaruh lingkungan pergaulan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong seseorang mencoba narkoba, terutama dari orang-orang terdekat seperti teman sebaya.
“Sering kali berawal dari ajakan teman. Awalnya hanya ditawari, kemudian mencoba, dan akhirnya ketergantungan. Ini yang harus diwaspadai, karena lingkaran pergaulan sangat berpengaruh,” jelasnya.
Ia menambahkan, di kalangan generasi muda saat ini masih ada anggapan keliru bahwa menggunakan narkoba dianggap sebagai sesuatu yang “keren”.
“Bahasa tren di kalangan Gen Z, kalau tidak mencoba dianggap tidak keren. Padahal itu sangat berbahaya. Ibaratnya, dari awal mencoba hal ringan seperti ngelem, bisa meningkat hingga menggunakan narkoba jenis sabu,” ungkapnya.
Selain dampak kesehatan, Nicho juga menekankan dampak sosial yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba, seperti rusaknya hubungan keluarga, menurunnya kepercayaan masyarakat, hingga potensi terlibat dalam tindak kriminal.
“Efek domino sangat besar, bukan hanya pada diri sendiri, tapi juga keluarga dan lingkungan sekitar. Mulai dari perubahan perilaku, sulit dipercaya, hingga terjerat masalah hukum,” tambahnya.
Tidak hanya penyuluhan, dalam kegiatan tersebut Satnarkoba Polres Parigi Moutong juga bekerja sama dengan Pemerintah Desa Lobu Mandiri mendirikan Posko Kampung Tangguh Bebas Narkoba.
Posko ini difungsikan sebagai wadah bagi masyarakat untuk melaporkan apabila terdapat aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan desa. Diharapkan, keberadaan posko tersebut dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba secara dini.
Sementara itu, Kepala Desa Lobu Mandiri, Yusak Gigir, menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah desa bersama masyarakat dalam memutus rantai peredaran narkoba di lingkungan desa.
“Kami sebagai pemerintah desa bersama tokoh masyarakat harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari bahaya narkoba. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Yusak juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satnarkoba Polres Parigi Moutong atas terselenggaranya kegiatan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di wilayahnya.
Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Semoga Desa Lobu Mandiri benar-benar bisa menjadi desa yang bersih dari narkoba,” tutupnya.
Laporan : Deni













