PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Penemuan sesosok mayat perempuan lanjut usia di areal perkebunan warga Dusun V, Desa Maleali, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyisakan sejumlah tanda tanya. Jasad korban ditemukan dalam kondisi terbungkus daun kelapa setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Korban diketahui berinisial B, berusia 74 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga (IRT). Korban merupakan warga Dusun V, Desa Maleali.
Mayat tersebut ditemukan warga pada Minggu (25/10/2026), sekitar pukul 18.30 WITA, di kawasan perkebunan milik warga setempat. Sebelum penemuan itu, keluarga bersama masyarakat telah melakukan pencarian selama beberapa hari setelah korban diketahui tidak berada di kamarnya.
Berdasarkan kronologi kejadian yang dihimpun, korban diketahui tidak berada di dalam kamarnya pada Selasa (20/10/2026), sekitar pukul 22.30 WITA. Cucu korban, berinisial A, kemudian melakukan pencarian di rumah keluarga, tetapi korban tidak ditemukan.
Pencarian kembali dilakukan pihak keluarga pada hari berikutnya. Namun, keberadaan korban belum juga diketahui. Pada Kamis (22/10/2026), pihak keluarga akhirnya melaporkan hilangnya korban kepada Kepala Dusun V, Desa Maleali. Menindaklanjuti laporan tersebut, kepala dusun bersama masyarakat setempat turut melakukan pencarian.
Upaya pencarian berlangsung hingga Minggu (25/10/2026) sore. Sekitar pukul 18.30 WITA, warga yang menyisir kawasan perkebunan mencium aroma busuk yang diduga berasal dari bangkai.
Warga kemudian menelusuri sumber aroma tersebut. Mereka akhirnya menemukan sesosok mayat yang diduga merupakan perempuan lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, jasad tersebut diketahui merupakan korban yang dicari. Kondisi jasad yang ditemukan terbungkus daun kelapa di area perkebunan menjadi salah satu fakta penting yang perlu didalami lebih lanjut oleh aparat berwenang.
Penemuan mayat dalam kondisi terbungkus daun kelapa di lokasi yang bukan merupakan tempat tinggal korban memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana korban bisa berada di lokasi tersebut dan apa yang sebenarnya terjadi sebelum jasadnya ditemukan.
Meski demikian, kondisi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan adanya tindak pidana. Penyebab kematian, waktu kematian, serta bagaimana jasad korban berada di lokasi penemuan masih memerlukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian Polsek Sausu untuk penanganan sesuai prosedur. Hingga informasi ini disusun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban dan memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Publik kini menantikan hasil pemeriksaan kepolisian untuk menjawab sejumlah pertanyaan terkait penemuan jasad perempuan lansia tersebut. ModeratNews.id akan terus memantau perkembangan kasus ini berdasarkan informasi resmi dari aparat berwenang.
Deni













