Pemkab Parigi Moutong Bahas Revisi RT/RW dan Penyusunan KLHS 2025

Foto (Diskominfo Parimo) Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase memimpin rapat pembahasan revisi RT/RW dan penyusunan KLHS di ruang rapat bupati, Kamis (30/10/2025).

Parigi Moutong — Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat pembahasan penyesuaian revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) sekaligus penyusunan dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Kamis (30/10/2025), bertempat di ruang rapat bupati.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, didampingi Wakil Bupati H. Abdul Sahid, serta dihadiri oleh tim KLHS, tim teknis RT/RW, dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam pemaparannya, perwakilan tim KLHS Syamsuri Satria menyampaikan laporan kemajuan kegiatan yang telah dilakukan, termasuk penyesuaian dokumen lingkungan hidup dan rencana anggaran pelaksanaan revisi RT/RW.

Menurutnya, keterbatasan ruang yang tidak sebanding dengan peningkatan aktivitas pembangunan dan pertumbuhan penduduk menjadi alasan penting perlunya sinkronisasi antara rencana pembangunan jangka panjang dan tata ruang wilayah.

“Keduanya harus berjalan seiring agar RT/RW menjadi acuan utama dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” ujarnya.

Syamsuri menargetkan penyusunan dokumen KLHS RT/RW 2025 dapat rampung dalam waktu tiga bulan, dengan melibatkan seluruh OPD dan tokoh masyarakat.

Upaya tersebut juga menyoroti posisi strategis Parigi Moutong dalam konteks nasional sebagai bagian dari kawasan andalan Teluk Tomini, yang difokuskan pada pengembangan sektor perikanan, pariwisata, industri, dan pertambangan.

Secara regional, Parimo masuk dalam klaster agropolitan sesuai RT/RW Provinsi Sulawesi Tengah. Meski belum berstatus sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN), kabupaten ini ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL) yang melayani aktivitas sosial, ekonomi, budaya, dan administrasi lintas kecamatan.

Penataan ruang RT/RW Kabupaten Parigi Moutong 2020–2040 diarahkan untuk mewujudkan tata ruang wilayah yang optimal berbasis agrobisnis, perikanan, dan pariwisata, guna meningkatkan daya saing daerah dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan, karakteristik wilayah, serta mitigasi bencana.

Sementara itu, Bupati Erwin Burase menekankan pentingnya komitmen lintas sektor dan kelengkapan administrasi dalam proses revisi RT/RW serta penyusunan dokumen lingkungan hidup.

“Sebagai langkah awal, semua pihak harus memastikan proses ini berjalan lancar, selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan Kabupaten Parigi Moutong,” tegasnya.

Sumber: Diskominfo Parimo

Total Views: 1069