Parigi, moderatnews.id — Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, menegaskan pentingnya kedisiplinan waktu dalam setiap kegiatan pemerintahan. Penegasan ini ia sampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan SDM Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting tingkat kecamatan, Senin (18/11/2025) di Parigi.
Dalam sambutannya, Abdul Sahid mengaku kerap menemukan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak dimulai tepat waktu. Undangan kegiatan tertera pukul 08.00 Wita, namun acara baru dimulai lewat pukul 09.00 Wita.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Kegiatan Bimtek yang diikuti oleh tim percepatan penurunan stunting tingkat kecamatan sebagai bagian dari upaya memperkuat SDM dan meningkatkan efektivitas program E-Monev Stunting di Parigi Moutong.
“Kata wabup ini sudah memakan waktu. Artinya, kita masih kurang disiplin. Saya berharap ke depan, kalau ada kegiatan, tolong datang dan tepat waktu serta mulai sesuai jadwal,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa disiplin waktu mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Keterlambatan, menurutnya, bukan hanya merugikan pejabat yang hadir, tetapi juga menghambat efektivitas program yang sedang dijalankan.
“Saya sudah beberapa kali mengalaminya selama menjabat sebagai wakil bupati. Ini harus kita perbaiki bersama. Kalau undangan pukul 08.00, ya mulai pukul 08.00,” tambahnya.
Wabup juga mengajak seluruh OPD menjadikan kedisiplinan waktu sebagai bagian dari budaya kerja yang profesional, terutama dalam kegiatan resmi yang melibatkan banyak pihak, pintanya.
Laporan : Deni
