TKA SD/MI Parimo Berbasis Daring, Ini Jadwal dan Skema Pelaksanaannya

Kepala Bidang Manajemen SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Ibrahim, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI yang digelar secara daring dan bertahap hingga akhir April 2026. Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong mulai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD/MI sederajat secara bertahap dan berbasis online.

Pelaksanaan TKA dibagi dalam beberapa gelombang. Gelombang I tahap I berlangsung pada 20–21 April, dilanjutkan tahap II pada 22–23 April. Sementara gelombang II tahap I dijadwalkan pada 27–28 April dan tahap II pada 29–30 April 2026.

Selain itu, disiapkan gelombang khusus pada 25–26 April bagi sekolah atau siswa yang belum sempat mengikuti pada jadwal sebelumnya.

Kepala Bidang Manajemen SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan bahwa pelaksanaan TKA setiap harinya dibagi dalam tiga sesi, menyesuaikan jumlah peserta di masing-masing sekolah.

“Dalam satu sesi maksimal 20 siswa. Jika jumlah siswa lebih banyak, maka dibagi hingga tiga sesi,” ujarnya saat ditemui, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, TKA dilaksanakan secara daring dengan materi yang mencakup literasi dan numerasi. Literasi berfokus pada kemampuan berbahasa Indonesia, sedangkan numerasi berkaitan dengan matematika.

Selain itu, TKA juga terintegrasi dengan survei karakter dan survei lingkungan belajar yang sebelumnya menjadi bagian dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Dengan sistem tersebut, pelaksanaan ANBK tidak lagi dilakukan secara terpisah, melainkan telah digabung dalam TKA. Peserta TKA difokuskan pada siswa kelas VI, sementara siswa kelas I hingga V diliburkan selama pelaksanaan.

Untuk mengantisipasi kendala teknis, terutama di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet dan listrik seperti Tinombo, Palasa, dan Tomini, pihak dinas telah melakukan pemetaan sarana dan prasarana sejak awal.

Sekolah dengan fasilitas memadai ditetapkan sebagai pelaksana mandiri, sedangkan sekolah dengan keterbatasan diarahkan untuk menumpang di sekolah lain yang memiliki infrastruktur lebih baik.

Selain itu, simulasi dan gladi juga telah dilakukan guna memastikan kesiapan teknis. Sekolah yang mengalami kendala saat simulasi diminta untuk tidak memaksakan diri dan segera berkoordinasi.

Dinas Pendidikan juga telah berkoordinasi dengan PLN dan Telkom untuk memastikan kestabilan listrik dan jaringan selama pelaksanaan TKA.

“Hingga hari ketiga pelaksanaan gelombang I tahap II, belum ada laporan gangguan signifikan, terutama terkait pemadaman listrik,” tambahnya.

Pelaksanaan TKA ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong.

Laporan : Deni

Total Views: 296