Sofiana: Distribusi Pangan Murah Sasar 9 Kecamatan di Parimo Jelang Nataru

Foto (Deni) Plt Kadis Ketahanan Pangan, Sofiana menyampaikan distibusu gerakan pangan murah di Kel. Maesa. Kec. Parigi. Selasa, 16/12/2015.

PARIGI MOUTONG, moderatnews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melalui Dinas Ketahanan Pangan gencar melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya pengendalian harga yang disebabkan oleh rantai distribusi yang kurang efisien.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parimo, Sofiana, melaporkan bahwa GPM yang bertujuan memaksimalkan ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tersebut telah menjangkau sembilan kecamatan di kabupaten tersebut.

Dalam laporannya yang disampaikan di Kelurahan Maesa, Kampung Kelapa, pada Selasa (16/12), Sofiana merinci bahwa GPM telah dilaksanakan di sembilan wilayah, meliputi:

• Kecamatan Bolano Lambunu
• Kecamatan Ongka Malino
• Kecamatan Palasa
• Kecamatan Sidoan
• Kecamatan Ampibabo
• Kecamatan Parigi Selatan
• Kecamatan Parigi Barat
• Kecamatan Teruwe
• Kecamatan Parigi (khususnya di Kelurahan Maesa)

“Stabilisasi harga dan pasokan pangan perlu dilakukan karena harga pangan merupakan salah satu indikator kondisi ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Sofiana.

Kegiatan GPM ini menawarkan berbagai komoditas pangan pokok dengan total volume yang signifikan, antara lain:

• Beras: 2 ton (termasuk SPHP dan beras premium)
• Gula: 1 ton
• Telur: 300 rak
• Bawang Merah: 100 kg
• Bawang Putih: 100 kg
• Cabai Keriting: 50 kg
• Minyak Goreng: 600 liter

Selain melalui GPM, upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan juga dilakukan melalui fasilitasi distribusi pangan dan operasional kios pangan.

Selain kegiatan pasar murah, Sofiana juga menyampaikan realisasi penyaluran Bantuan Pangan untuk periode Oktober dan November 2025, yang juga berhasil didistribusikan secara tuntas ke seluruh wilayah Parigi Moutong.

• Jangkauan Wilayah: 23 kecamatan, 278 desa, dan 5 kelurahan.
• Penerima Bantuan: Total 42.306 jiwa.
• Beras: 846,120 ton.
• Minyak Goreng: 169,234 liter.

Proses distribusi bantuan pangan ini, yang bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Sosial, berakhir pada 13 Desember 2025 di Kecamatan Taopa. “Alhamdulillah, berjalan dengan lancar dan kami selalu didampingi oleh kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, serta pendamping-pendamping dari Bulog maupun dari Dinas Sosial,” tutup Sofiana.

LAPORAN : Deni

Total Views: 681