PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong meninjau langsung pembangunan sejumlah sekolah yang masuk dalam program revitalisasi, Selasa (20/1/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Bupati Parigi Moutong dan rombongan dengan mengunjungi sejumlah sekolah dari jenjang SD hingga TK/PAUD yang berada di Kecamatan Sausu, Balinggi, dan Parigi Selatan.
Dalam keterangannya, Plt Kadisdikbud menyampaikan bahwa progres pembangunan 23 sekolah reguler telah mencapai sekitar 97 persen.
Dari jumlah tersebut, dua sekolah masih dalam tahap penyelesaian karena terkendala akses pengangkutan material yang cukup sulit.
“Dua sekolah yang masih dalam penyelesaian berada di medan yang cukup sulit untuk distribusi material, yakni SDK Bambasiang dan SDK Pebounang,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagian besar sekolah lainnya telah menyelesaikan proses pembangunan, termasuk penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) serta telah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar dan dilengkapi dengan fasilitas mebel.
Menurutnya, jumlah sekolah yang mendapatkan program revitalisasi sebenarnya lebih dari 23 sekolah. Namun, yang masuk dalam kuota reguler revitalisasi murni Kabupaten Parigi Moutong hanya 23 sekolah.
Sementara itu, beberapa sekolah lain mendapatkan program pembangunan melalui jalur berbeda, salah satunya SMP Negeri 1 Tomini yang masuk melalui program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPR RI, sehingga tidak termasuk dalam kuota revitalisasi reguler daerah.
Pemerintah daerah berharap program revitalisasi tersebut dapat meningkatkan kualitas sarana pendidikan serta menunjang proses belajar mengajar yang lebih nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik di Parigi Moutong.
Laporan : Deni
