PARIGI MOUTONG, moderatnews.id – Upaya mendorong aktivitas positif bagi generasi muda kembali dilakukan di Kabupaten Parigi Moutong. Anggota DPRD Parigi Moutong, Hi. Wardi, SH, menggagas ajang Bintang Delapan Belas Lari Tradisional “Sicepat Petir” yang digelar di kawasan Jalan Tugu Merkuri, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Selasa malam (10/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi melalui komunitas APT Collaboration (Agus Petir Collaboration) itu menjadi salah satu wadah pembinaan olahraga sekaligus ruang aktivitas positif bagi generasi muda selama bulan suci Ramadan.
Puluhan peserta ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Para pelari terbagi dalam dua kategori, yakni kategori umum non-atlet dan kategori pemula untuk peserta berusia 20 tahun ke bawah. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Parigi Moutong.
Antusiasme masyarakat juga terlihat tinggi. Ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan secara langsung lomba lari tradisional yang digelar pada malam hari tersebut.
Dalam sambutannya, Hi. Wardi yang juga bertindak sebagai Pembina APT Collaboration mengatakan, kegiatan ini lahir dari keprihatinan sekaligus harapan terhadap potensi olahraga di kalangan generasi muda.
Menurutnya, banyak anak muda di Parigi Moutong memiliki bakat di bidang olahraga, khususnya cabang atletik, namun belum memiliki ruang pembinaan yang memadai.
“Selain mempererat silaturahmi di bulan Ramadan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga, khususnya lari,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai event sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari unsur kepolisian. Noldy Williams Sualang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menghadirkan aktivitas positif bagi generasi muda di tengah suasana Ramadan.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. “Fair play harus dijaga. Hormati sesama peserta, panitia, serta masyarakat yang hadir menyaksikan kegiatan ini,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong yang diwakili Wakil Sekretaris KONI, Renaldi Rosdul, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Menurut Renaldi, kegiatan olahraga yang lahir dari inisiatif masyarakat dan tokoh daerah seperti ini sangat penting untuk menjaga tradisi olahraga sekaligus mencari bibit atlet baru.
Ia menilai cabang olahraga atletik selama ini menjadi salah satu cabang yang kerap menyumbang prestasi bagi Kabupaten Parigi Moutong. Karena itu, kegiatan seperti Lari Tradisional Sicepat Petir diharapkan mampu melahirkan generasi atlet baru yang dapat memperkuat prestasi daerah di masa mendatang.
Melalui kegiatan tersebut, peran anggota DPRD tidak hanya terlihat dalam fungsi legislasi, tetapi juga dalam mendorong lahirnya ruang-ruang pembinaan masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang memiliki potensi di bidang olahraga.
Sumber : Ipay













