PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, menegaskan komitmen instansinya untuk menghapuskan segala bentuk pungutan biaya ambulans di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Pernyataan tegas ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Parigi Moutong pada Senin (6/4/2026).
Dalam arahannya, Darlin meminta seluruh Kepala Puskesmas (Kapus) untuk memastikan tidak ada lagi praktik pungutan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa kebijakan pelayanan yang telah disusun bersama harus ditaati sepenuhnya tanpa pengecualian.
“Saya harapkan kepada teman-teman Kapus, pastikan hari ini tidak ada lagi pungutan berikutnya. Beberapa Puskesmas sudah membuktikan bahwa mereka bisa beroperasi tanpa itu, dan ini harus menjadi komitmen kita bersama,” ujar Darlin.
Meskipun postur anggaran tahun ini telah ditetapkan sebelum masa jabatannya, Darlin menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan membatasi kreativitas Dinkes dalam melayani masyarakat. Salah satu program unggulan yang tengah disiapkan adalah penyediaan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di berbagai wilayah strategis.
Rencana tersebut meliputi:
– Perluasan Jangkauan. RTK tidak hanya akan tersedia di Makassar, tetapi juga direncanakan hadir di Parigi, Palu, hingga Ampana (Tojo Una-Una).
– Dukungan Logistik. Dinkes telah berkoordinasi dengan Bupati untuk memberikan kontribusi berupa bantuan makanan bagi keluarga pendamping pasien.
– Kerja Sama Lintas Wilayah. Pemanfaatan fasilitas di Palu (Rumah Sakit Undata) dan wilayah sekitarnya untuk memudahkan akses warga Parigi Moutong.
Selain urusan administratif dan pungutan, Darlin menegaskan bahwa fokus utama (Indikator Kinerja Utama) Dinas Kesehatan ke depan adalah menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Ia juga menyoroti rendahnya capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada tahun 2025 yang hanya mencapai 8,7% meskipun realisasi anggaran berada di angka 9,7%.
“Ini adalah tantangan besar. Saya mengajak seluruh Kepala Puskesmas, mari kita tingkatkan kinerja. Bukan hanya anggaran yang harus terserap, tapi kualitas pelayanan dan kinerja yang nyata di masyarakat yang harus kita naikkan,” pungkasnya.
Laporan : Deni
