Durian Montong Parimo Kolaps! Produksi Anjlok 90 Persen, DPRD Sentil Dinas Pertanian

Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, saat menyampaikan aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses terkait krisis durian montong di Desa Beraban. Foto : Humas DPRD Parimo

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Krisis durian montong di Desa Beraban kian mengkhawatirkan. Produksi dilaporkan anjlok hingga 90 persen, sementara respons pemerintah dinilai lamban dan belum menyentuh akar persoalan.

Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, angkat bicara. Ia memperingatkan instansi terkait agar tidak tinggal diam melihat petani “mati perlahan” akibat gagal panen yang terus berulang.

“Jangan tunggu semuanya rusak baru bergerak. Petani ini tulang punggung ekonomi, bukan untuk diabaikan,” tegas Alfres dalam kegiatan reses, Rabu malam (22/4/2026).

Ia secara terbuka menyentil Dinas Pertanian yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menghadapi serangan penyakit misterius yang dikenal warga sebagai “Bangkalan”. Penyakit ini disebut-sebut menjadi penyebab utama merosotnya produksi durian di wilayah tersebut.

Menurutnya, pola penanganan selama ini terkesan reaktif dan tidak berbasis riset. Akibatnya, petani terpaksa mencari solusi sendiri dengan mencoba berbagai obat komersial tanpa pendampingan ilmiah yang jelas.

Alfres mengungkapkan, laporan dari petani di Desa Beraban menunjukkan penurunan produksi yang sangat drastis. Dari sebelumnya mampu menghasilkan hingga 10 ton, kini hanya tersisa sekitar 1 ton per musim panen.

“Ini bukan sekadar penurunan biasa, ini sudah darurat. Kalau tidak segera ditangani serius, kebun durian bisa habis,” pungkasnya.

laporan : Deni

Total Views: 499