Parimo Siapkan 600 Ekor Kurban, Sapi Bantuan Presiden Capai 916 Kg

Plt. Kadis DPKH Parigi Moutong, Wayan Purna, memberikan keterangan terkait kesiapan hewan kurban Idul Adha 2026. Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Parigi Moutong memastikan kesiapan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026 dalam kondisi aman, sehat, dan terkendali.

Plt. Kepala DPKH Parigi Moutong, Wayan Purna, menyebutkan jumlah hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai 600 ekor, berdasarkan data tren pemotongan yang tercatat melalui sistem iSIKHNAS, ujarnya. Sabtu (2/5/2026).

“Seluruh pemotongan wajib dilaporkan. Kami telah menyiapkan petugas dan dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan sebelum pemotongan guna memastikan daging yang beredar memenuhi standar ASUH,” tegasnya.

Selain itu, Parigi Moutong kembali dipercaya menyediakan sapi kurban bantuan Presiden RI yang akan disalurkan ke Desa Kotanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu.

Sapi tersebut merupakan jenis Brangus, hasil persilangan Brahman dan Angus, dengan bobot mencapai 916 kilogram atau hampir satu ton. Hewan ini berasal dari peternak lokal sebagai bentuk pengakuan atas kualitas peternakan daerah.

Dalam upaya pencegahan penyakit, DPKH memperketat pengawasan lalu lintas ternak. Setiap hewan yang masuk wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Purna menegaskan bahwa dua penyakit utama yang diantisipasi adalah PMK dan Anthrax. PMK saat ini dinyatakan nihil di Parigi Moutong, namun tetap diwaspadai melalui vaksinasi rutin. Penyakit ini tidak menular ke manusia, tetapi berdampak pada nilai ekonomi ternak.

Sementara itu, Anthrax menjadi perhatian serius karena bersifat zoonosis atau dapat menular ke manusia dan berpotensi mematikan. Meski statusnya nihil, pengawasan tetap diperketat.

Kalau PMK bisa dikendalikan, tapi Anthrax sangat berbahaya. Ini yang kami antisipasi secara ketat, ungkapnya.

DPKH juga mengimbau masyarakat dan panitia kurban untuk melaporkan setiap kegiatan pemotongan. Kami ingin semua hewan diperiksa dan terdata agar masyarakat aman dalam mengonsumsi daging kurban, pungkasnya.

Laporan : Deni

Total Views: 86