MOROWALI UTARA, ModeratNews.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi Program Prioritas Gubernur di wilayah Morowali dan Morowali Utara sebagai langkah evaluasi dan percepatan pembangunan daerah.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala UPTD, serta para kepala sekolah SMA/SMK/SLB se-Morowali dan Morowali Utara.
Kepala UPT Pelabuhan Perikanan dan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Wilayah IV Morowali Utara, Jufri Lahmadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan implementasi program prioritas berjalan optimal.
“Rapat ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mengevaluasi capaian program prioritas gubernur agar tepat sasaran,” ujarnya.
Rapat dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa Program 9 BERANI merupakan program unggulan berbasis aspirasi masyarakat.
“Program ini hadir untuk kemaslahatan rakyat. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus serius dan bertanggung jawab dalam merealisasikannya,” tegas Anwar Hafid.
Ia menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan representasi pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga dituntut bekerja profesional, responsif, dan berintegritas.
Gubernur juga memaparkan sejumlah target strategis dalam Program 9 BERANI, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan (Berani Cerdas), pelayanan kesehatan (Berani Sehat), pembangunan infrastruktur (Berani Lancar), serta pemerataan akses listrik di desa (Berani Terang).
Selain itu, pemerintah mendorong digitalisasi pendidikan melalui pemasangan Starlink di 600 sekolah (Berani Berdering), penguatan sektor pertanian (Berani Panen Raya), serta pendataan kebutuhan nelayan secara digital (Berani Tangkap Banyak).
Dalam arahannya, Gubernur juga meminta Dinas Kehutanan melakukan evaluasi batas kawasan hutan serta menginstruksikan Badan Pendapatan Daerah untuk mengoptimalkan pendataan potensi pajak secara menyeluruh.
Rapat koordinasi ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Morowali dan Morowali Utara.
Red













