Moderasi Beragama di Parimo Diperkuat, FKUB Soroti Ancaman Hoaks di Media Sosial

Ketua FKUB Sulawesi Tengah bersama peserta saat kegiatan Ngopi Kerukunan di Cafe Aweng Qita Parigi. Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan “Ngopi Kerukunan” (Ngobrol Pintar Kerukunan) bersama Wakil Bupati Parigi Moutong. Kegiatan yang mengusung tema “Moderasi Beragama untuk Parigi Moutong yang Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan” ini berlangsung di Cafe Aweng Qita Parigi, Rabu (29/7).

Acara tersebut dihadiri langsung Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., pengurus organisasi antar umat beragama, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam arahannya, Prof. Zainal Abidin menegaskan pentingnya peran strategis media sosial dalam menjaga kerukunan, sekaligus mengingatkan potensi konflik yang dapat muncul jika tidak digunakan secara bijak.

“Media sosial bisa menjadi alat yang memperkuat kerukunan, tetapi juga dapat menjadi sumber masalah jika kita tidak selektif dalam menyaring informasi,” tegasnya.

Ia mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna media sosial, untuk mengedepankan etika digital dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari konten yang berpotensi menyinggung penganut agama lain.

Menurutnya, literasi digital menjadi kunci agar masyarakat mampu memilah, memilih, dan membagikan informasi secara bijak demi menjaga keharmonisan sosial.

Dalam kesempatan yang sama, FKUB Sulawesi Tengah turut memperkenalkan program “Pelopor Kerukunan di Dunia Maya”, sebuah wadah kolaborasi generasi muda lintas agama mulai dari Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Islam.

Para peserta telah mengikuti pelatihan intensif selama dua hari bersama praktisi IT dan keamanan siber untuk meningkatkan kemampuan dalam menangkal hoaks serta narasi kebencian di ruang digital.

“Mereka akan berada di garis depan dalam melawan hoaks dan ujaran kebencian. Kita ingin generasi muda menjadi penonton yang cerdas, pendengar yang bijak, dan tidak ikut menyebarkan sesuatu yang belum tentu benar,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, FKUB Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus menjaga kerukunan dan kedamaian, sekaligus menciptakan ekosistem digital yang sehat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Parigi Moutong yang rukun, damai, maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Deni

Total Views: 198
Exit mobile version