banner 728x250

Wabup Parimo Tegaskan Kesiagaan Karhutla, Sarana Pemadam Masih Perlu Diperkuat

Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid bersama unsur terkait meninjau kesiapan personel dan peralatan dalam Apel Siaga Karhutla di halaman Mako Polres Parigi Moutong, Selasa (11/8/2026). Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, usai mengikuti Apel Siaga Karhutla yang digelar di halaman Mako Polres Parigi Moutong, Selasa (11/8/2026).

Usai meninjau kesiapan personel serta sejumlah peralatan pendukung penanggulangan Karhutla, Abdul Sahid mengatakan apel siaga tersebut menjadi bagian penting dari upaya bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan unsur terkait dalam mengantisipasi ancaman kebakaran.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya ditunjukkan melalui apel, tetapi juga harus diikuti dengan kesiapan personel, peralatan, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat.

Dari hasil peninjauan terhadap kesiapan sarana dan prasarana, Wakil Bupati mengakui masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu diperkuat.

Meski demikian, Pemkab Parigi Moutong menyatakan terbuka untuk melakukan penambahan maupun pengadaan peralatan apabila kondisi di lapangan menunjukkan kebutuhan yang mendesak.

“Tinggal melihat kondisi yang ada. Kalau memang alat ini masih kurang dan masih dibutuhkan, tentunya pemerintah daerah akan mempersiapkan pengadaannya nantinya,” ujar Abdul Sahid.

Ia menegaskan, kesiapan peralatan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau, tegasnya.

“Abdul Sahid menjelaskan, kondisi geografis Parigi Moutong dengan sebagian besar wilayahnya memiliki kawasan perkebunan masyarakat membuat potensi terjadinya kebakaran tetap perlu diwaspadai,” jelasnya.

Risiko tersebut dinilai semakin meningkat ketika memasuki musim kemarau maupun saat kondisi cuaca panas dan kering.

Karena itu, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat tidak hanya mengandalkan petugas ketika kebakaran terjadi, tetapi turut berperan dalam mencegah munculnya titik api sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Sahid juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kita saling mengingatkan. Harapan pemerintah kepada masyarakat, jangan sembarangan membuang puntung rokok serta jangan membakar sampah secara sembarangan, terutama saat cuaca sedang tidak bersahabat,” pungkasnya.

Pemkab Parigi Moutong berharap kesiapsiagaan Karhutla dapat menjadi tanggung jawab bersama, sehingga potensi kebakaran dapat ditekan dan dampaknya terhadap lingkungan maupun masyarakat bisa diminimalkan.

Deni

Total Views: 72

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *