RSIA Defina Bikin Terobosan, Poli Penyakit Dalam Kini Layani Pasien BPJS hingga Malam

Pemilik RSIA Defina, dr. Abdul Karim, Sp.OG., menjelaskan pengembangan layanan penyakit dalam dan fasilitas rumah sakit di Parigi Moutong. Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Defina terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah layanan poli penyakit dalam guna memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan medis sesuai kebutuhan.

Pemilik RSIA Defina, dr. Abdul Karim, Sp.OG., mengungkapkan bahwa layanan penyakit dalam tersebut telah berjalan selama beberapa bulan terakhir dan telah memperoleh pengakuan dari BPJS Kesehatan.

Ia juga menerangkan, bahwa langkah ini diambil guna merespons wacana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait standarisasi rumah sakit khusus ke depan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.

Penambahan layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

“Beberapa bulan lalu kita sudah menambah layanan umum untuk penyakit dalam dan tidak melanggar aturan, sepanjang tidak melebihi 40 persen dari perawatan khusus,” ujar dr. Abdul Karim, Minggu (25/10/2026).

Untuk menghadapi proses transisi menuju Standar layan rumah sakit lebih prima, dr. Abdul Karim menegaskan pihak manajemen telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari pembangunan fisik hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).

Untuk mendukung pelayanan tersebut, RSIA Defina menyiapkan sejumlah tenaga dokter yang bertugas secara bergantian, di antaranya dr. Satria, dr. Putu, dan dr. Andika. Ketersediaan tenaga medis ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam memperkuat pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih beragam.

Menurut dr. Abdul Karim, pengembangan rumah sakit tidak hanya berorientasi pada penambahan kapasitas tempat tidur. Kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan dokter spesialis, serta kelengkapan fasilitas penunjang juga menjadi faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

Sejalan dengan pengembangan layanan tersebut, RSIA Defina saat ini juga menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan. Salah satunya melalui pembangunan gedung baru di bagian belakang rumah sakit yang dirancang untuk menunjang peningkatan kapasitas serta kebutuhan pelayanan medis.

Pengembangan infrastruktur itu turut mencakup penyiapan instalasi gawat darurat (IGD) umum, fasilitas IGD Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), penambahan ruang operasi, serta ruang perawatan intensif atau intensive care unit (ICU).

Berbagai fasilitas tersebut dipersiapkan untuk mendukung kesiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Namun, pengoperasian setiap fasilitas tetap bergantung pada penyelesaian pembangunan serta kesiapan tenaga medis, peralatan, dan persyaratan yang berlaku.

dr. Abdul Karim menyampaikan bahwa pengembangan fasilitas tersebut ditargetkan dapat beroperasi secara penuh pada 2027. Target ini menjadi bagian dari rencana RSIA Defina untuk memperkuat layanan dan meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, ungkapnya.

Selain menambah layanan dan fasilitas, RSIA Defina juga menyoroti kemudahan akses bagi peserta BPJS Kesehatan. Salah satu layanan yang menjadi perhatian adalah praktik poli klinik pada malam hari, yang memberikan alternatif waktu bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Menurut dr. Abdul Karim, pelayanan pada malam hari diharapkan membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses layanan kesehatan pada jam praktik reguler. Dengan adanya pilihan waktu tersebut, pasien dapat menyesuaikan kunjungan dengan kebutuhan dan kondisi pasien.

“Keistimewaan RSIA Defina itu karena bisa melayani pasien BPJS walaupun praktik malam. Di Sulawesi Tengah, mungkin hanya di Defina yang menyiapkan layanan poli klinik BPJS hingga malam hari untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata dr. Abdul Karim.

Melalui penambahan poli penyakit dalam, pengembangan infrastruktur, serta layanan klinik malam, RSIA Defina berupaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Parigi Moutong.

Keberlanjutan program tersebut diharapkan didukung oleh kesiapan tenaga medis, kelengkapan fasilitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan pelayanan kesehatan dan kerja sama BPJS Kesehatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“Kehadiran fasilitas ini bukan untuk bersaing secara tidak sehat dengan rumah sakit lain, melainkan sebagai bentuk pelayanan dan penyeimbang demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Yang terpenting masyarakat memiliki pilihan layanan yang optimal dan terlayani dengan baik,” pungkasnya.

Deni

Total Views: 856
Exit mobile version