Basuki Soroti Penanganan Kekeringan Pertanian di Parigi Moutong

Anggota DPRD Parigi Moutong Muhammad Basuki saat menyampaikan pandangan dalam rapat paripurna DPRD terkait persoalan kekeringan yang berdampak pada sektor pertanian di daerah tersebut. Foto : Ist

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id — Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Muhammad Basuki, menyoroti lemahnya penanganan kekeringan yang melanda sektor pertanian di daerah tersebut. Ia menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah konkret untuk mengatasi persoalan yang berdampak langsung pada produktivitas petani.

Sorotan tersebut disampaikan Basuki saat rapat paripurna laporan Panitia Kerja (Panja) terkait packing house komoditas ekspor di ruang rapat DPRD Parigi Moutong belum lama ini.

Menurutnya, Parigi Moutong selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung beras di Sulawesi Tengah. Namun kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah pertanian, khususnya di kawasan pantai timur, belum mendapat penanganan serius dari dinas terkait.

Basuki mengungkapkan hingga kini belum terlihat adanya pemetaan wilayah rawan kekeringan maupun langkah teknis seperti pembangunan atau perbaikan sistem irigasi untuk membantu petani.

“Parigi Moutong ini dikenal sebagai lumbung beras. Tapi sekarang ada ratusan hektare lahan di wilayah pantai timur yang tidak bisa ditanami karena kekeringan, sementara tindak lanjut dari dinas terkait belum terlihat,” ujar Basuki.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak seharusnya hanya bergantung pada kondisi alam, melainkan perlu menyiapkan langkah antisipatif agar sektor pertanian tetap produktif dan mampu menopang ketahanan pangan daerah.

Selain persoalan kekeringan, Basuki juga menyoroti rendahnya produktivitas padi di Parigi Moutong yang dinilai masih tertinggal dibandingkan daerah lain.

Ia menyebutkan rata-rata hasil panen padi di Parigi Moutong hanya sekitar tiga ton per hektare. Angka tersebut jauh di bawah capaian sejumlah daerah lain, seperti Kabupaten Sidrap di Sulawesi Selatan yang mampu mencapai hingga 10 ton per hektare.

Basuki berharap pemerintah daerah dapat belajar dari daerah yang berhasil meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi, kebijakan yang tepat, serta pengelolaan irigasi yang lebih baik.

“Hal-hal positif dari daerah lain perlu kita pelajari agar sektor pertanian kita bisa lebih maju dan kesejahteraan petani meningkat,” pungkasnya.

Laporan : Deni

Total Views: 156