banner 728x250

DPD EMUD Sulteng Dilantik, Tegaskan Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

Pengurus DPD EMUD (Emak Muda) Provinsi Sulawesi Tengah berfoto bersama usai pelantikan kepengurusan periode 2026–2031 di Aula Serbaguna Tanaris Cafe, Jalan Juanda, Kota Palu, Senin (10/8/2026). Foto : Ans

PALU, ModeratNews.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Emak Muda (EMUD) Sulawesi Tengah periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) EMUD. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Serbaguna Tanaris Cafe, Jalan Juanda, Kota Palu, Senin (10/8/2026).

Pelantikan yang dikoordinasikan Ketua Panitia Saka Sagita tersebut mengusung tema “Energik, Mandiri, Unggul dan Dinamis”. Momentum ini menjadi tonggak awal bagi kepengurusan baru EMUD Sulteng dalam memperkuat peran perempuan sekaligus menjalankan berbagai agenda organisasi di Sulawesi Tengah.

Pelantikan turut dihadiri Ketua Umum DPP EMUD, Hj. Oktasari Sabil, S.Sos., M.Si., Ph.D., QRGP, bersama rombongan dari tingkat pusat. Kehadiran jajaran DPP tersebut sekaligus menunjukkan perhatian dan dukungan pimpinan nasional terhadap keberadaan EMUD di daerah.

Dalam sambutannya, Oktasari menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi merupakan momentum pengambilan sumpah dan penerimaan amanah untuk menjalankan tanggung jawab organisasi.

Ia meminta seluruh pengurus dan anggota EMUD Sulteng menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, kemandirian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Kepada seluruh jajaran pengurus yang baru saja dilantik dan seluruh anggota, saya titip pesan: jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan kemandirian yang tinggi. Jadilah relawan Prabowo-Gibran dua periode yang energik, kreatif, inovatif, berdaya saing dan bertanggung jawab,” tegas Oktasari.

Menurutnya, tema Energik, Mandiri, Unggul dan Dinamis memiliki makna penting bagi arah gerak EMUD ke depan.

Energik, kata dia, berarti senantiasa bergerak cepat dan tidak kenal lelah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mandiri, berarti tidak bergantung kepada pihak lain serta mampu menggali potensi dan kekuatan dari dalam organisasi untuk mencari solusi.

Sementara Unggul dimaknai sebagai komitmen memberikan kinerja terbaik sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.

Sedangkan Dinamis, berarti mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri organisasi.

Oktasari juga berharap kepemimpinan Rahma Minarni mampu membawa EMUD Sulteng tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga hadir melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Jaga terus martabat berbangsa dan bernegara, serta fokuskan kegiatan pada hal-hal yang bersifat kemanusiaan dan menolong sesama. Itulah ciri khas perempuan Indonesia yang sesungguhnya,” ujarnya.

Usai dilantik sebagai Ketua DPD EMUD Sulteng periode 2026–2031, Rahma Minarni menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama seluruh jajaran pengurus.

Rahma menyadari bahwa membangun dan memperluas peran EMUD hingga ke berbagai wilayah di Sulawesi Tengah bukan pekerjaan mudah. Namun, ia optimistis tantangan tersebut dapat dihadapi melalui semangat kebersamaan dan kerja organisasi yang solid.

“Saya menyadari sepenuhnya, mengibarkan panji-panji EMUD hingga ke pelosok-pelosok daerah di Sulawesi Tengah bukanlah tugas yang ringan. Tantangan pasti ada, namun kami yakin dapat melaluinya dengan semangat pantang menyerah, integritas yang tak tergoyahkan, loyalitas yang tinggi, kekompakan dan tekad yang bulat,” ujar Rahma.

Ia menambahkan, seluruh gerak organisasi akan dibingkai dalam semangat kebhinekaan serta tetap menghormati norma dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Sulawesi Tengah.

Rahma juga menegaskan bahwa DPD EMUD Sulteng membawa tagline “EMUD Setia pada Prabowo-Gibran Dua Periode.”

Menurutnya, dukungan tersebut tidak semata-mata diarahkan kepada figur, tetapi juga sebagai bentuk komitmen terhadap visi pembangunan dan kemajuan bangsa yang diperjuangkan.

“Insyaallah, dengan berpegang teguh pada prinsip keikhlasan yang mandiri dan semangat saling bahu-membahu, seberat apa pun beban tugas yang kami pikul akan terasa jauh lebih ringan,” katanya.

Ia berharap jajaran DPP EMUD terus memberikan bimbingan dan arahan, khususnya dalam menjalankan langkah-langkah strategis serta program nasional organisasi di daerah.

Prosesi pelantikan DPD EMUD Sulteng turut dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan.

Di antaranya Ketua Penggerak PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, S.A.P., M.A.P., Andi Jumriani Hamka, AKBP Purn. Rostin, serta politisi senior Partai Gerindra dan mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah periode 2019–2024 dari Dapil Sulteng 1 Kota Palu, Dr. Ir. Alimuddin Paada, M.S.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru periode 2026–2031, EMUD Sulteng diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas keterlibatan perempuan dalam berbagai kegiatan sosial, serta mengambil peran dalam agenda pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Ans

Total Views: 233

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *