Parimo Tegaskan Komitmen 1 Desa 2 Hektar Durian

Foto (Ist/MN) Wakil Menteri Koperasi dan UKM bersama jajaran pemerintah daerah meninjau produk UMKM lokal Parigi Moutong pada peresmian Pasar Tematik, Kamis. (20/11/2025).

Parigi Moutong,moderatnews.idKunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Farida Farichah, ke Kabupaten Parigi Moutong pada peresmian Pasar Tematik menjadi momentum penguatan komitmen pengembangan durian sebagai komoditas unggulan daerah.

Dalam kesempatan itu, Wamen Farida mendorong gerakan nasional “Satu Pekarangan, Satu Pohon Durian” untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan ekosistem durian dari hulu hingga hilir.

Menurutnya, Parigi Moutong telah menunjukkan pertumbuhan signifikan sebagai sentra durian. “Jika setiap rumah menanam satu pohon durian, lima hingga enam tahun ke depan Parigi Moutong berpotensi menjadi lumbung durian terbesar di Indonesia,” ujar Wamen Farida.

Menanggapi dorongan tersebut, Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menegaskan bahwa komitmen daerah telah diperkuat melalui Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2023 tentang pengembangan durian. Regulasi itu mengarahkan setiap desa menyiapkan sedikitnya dua hektar lahan sebagai kawasan budidaya durian berkelanjutan.

“Program 1 desa 2 hektar durian bukan gagasan spontan, tetapi sudah memiliki payung hukum yang jelas sejak 2023,” ungkap Wabup Sahid. Kebijakan ini, lanjutnya, menjadi strategi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi komoditas unggulan dan menyiapkan Parigi Moutong sebagai pintu ekspor durian Indonesia–Tiongkok.

Wamen Farida mengapresiasi langkah tersebut dan menyebut Parigi Moutong sebagai daerah yang berani mengambil posisi strategis dalam industri durian nasional. Sinergi antara gerakan nasional dan kebijakan daerah diyakini memperkuat rantai pasok, meningkatkan daya saing petani, serta membuka peluang hilirisasi UMKM.

“Adanya regulasi daerah menunjukkan keseriusan Parigi Moutong mempersiapkan diri bukan hanya sebagai produsen, tetapi sebagai pusat ekonomi berbasis durian,” kata Farida.

Data Perkembangan Durian Parigi Moutong saat ini memiliki:
• 114.103 pohon durian produktif
• 1.114 hektar lahan budidaya
• Produksi 2024 mencapai 6.000 ton
• Perputaran ekonomi sekitar Rp700 miliar
• 16 gudang packing house
• 6 UMKM hilirisasi
• Varietas ekspor utama: Durian Montong
Dengan infrastruktur dan produksi tersebut, daerah ini memasuki era baru industri durian. Bahkan, pekan depan Parigi Moutong dijadwalkan melakukan ekspor perdana durian ke Tiongkok.

Kombinasi gerakan “Satu Pekarangan, Satu Pohon Durian” dan program “1 Desa 2 Hektar Durian” diyakini akan memperluas areal tanam, meningkatkan produksi, membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta menjadikan Parigi Moutong salah satu sentra durian utama Indonesia.
“Dengan regulasi yang kuat dan dukungan pemerintah pusat, kami optimis Parigi Moutong menjadi rumah besar durian Indonesia,” tutup Wabup Sahid.

Total Views: 1250