Program 10 Ribu Bibit Durian, Polda Sulteng Dukung Parimo Jadi Sentra Durian Nasional

Foto (Deni/YS) Ketua APDURIN Parigi Moutong Hengky Idrus (kanan) bersama Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan Agustian Nugraha (kiri) saat mengikuti kegiatan penanaman bibit durian di Kebun Durian APDURIN, Desa Taopa Utara. Selasa. (9/12/205).

PARIGI MOUTONG, moderatnews.id — Ketua APDURIN (Asosiasi Perkebunan Durian) Kabupaten Parigi Moutong, Hengky Idrus, menegaskan komitmen organisasinya untuk memperkuat posisi durian sebagai komoditas unggulan daerah.

APDURIN menargetkan pembagian minimal 10.000 bibit durian setiap tahun kepada petani secara swadaya sebagai bentuk stimulus agar masyarakat semakin terdorong dalam budidaya durian.

“Parigi Moutong sudah dikenal luas sebagai kabupaten durian. Ke mana pun pejabat daerah pergi, yang ditanyakan selalu soal durian Parimo,” ujar Hengky.

Ia menyebut potensi durian di Parigi Moutong sangat besar, sehingga perlu kolaborasi antara APDURIN, KADIN Parigi Moutong, pemerintah daerah, Forkopimda, dunia usaha, serta masyarakat untuk menjadikan durian sebagai sumber pendapatan utama.

Hengky juga menyinggung rencana ekspor perdana durian Parigi Moutong ke China. Parigi Moutong, kata dia, menjadi salah satu titik penting dalam rantai ekspor nasional.

“Dari delapan packing house di Indonesia yang bisa melakukan ekspor durian langsung ke China, tiga berada di Parigi Moutong. Mendapat izin ekspor itu tidak mudah, dan hari ini kita mulai mengarah ke sana. Karena itu, buah dan tanamannya harus dipersiapkan,” jelasnya.

Ia pun meminta dukungan para pemangku kepentingan, termasuk Kapolda Sulawesi Tengah, agar turut mengimbau masyarakat untuk menanam durian dengan pesan: Menanam hari ini, panen untuk masa depan.”

Hengky menuturkan bahwa durian Parigi Moutong memiliki keunggulan kualitas, termasuk tingkat kemanisan yang mencapai 8,3 berdasarkan data APDURIN Pusat lebih tinggi dibandingkan di sejumlah daerah produsen durian lain di Indonesia, ini kebanggaan kita. Dunia mulai menoleh ke durian Parigi Moutong, dan peluang ini harus dimanfaatkan, tuturnya.

APDURIN memastikan program pembagian minimal 10.000 bibit durian per tahun akan terus berlanjut sebagai bagian dari percepatan pengembangan kebun durian rakyat, pungkas Hengky.

Kegiatan penanaman perdana dan penyerahan bibit durian dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025 itu, berlokasi di Kebun Durian milik APDURIN, Desa Taopa Utara, Kecamatan Taopa.

Pada kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Drs Endi Sutendi, yang di wakili Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, bersama APDURIN, KADIN Parigi Moutong, serta unsur pemerintah daerah dan masyarakat. Demgan mengangkat tema. “Menanam Hari Ini, Panen untuk Masa Depan.”

Pada kesempatan itu. Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi, melalui Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh upaya penguatan komoditas lokal, termasuk durian, sebagai bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sinergi lintas sektor penting untuk memastikan pengembangan durian berjalan terarah, mulai dari pembibitan, budidaya, hingga pemasaran.
“Kata Kapolres Parimo, polri mendukung setiap program yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, “ungkap Hendrawan.

Pengembangan durian di Parigi Moutong adalah salah satu potensi besar yang harus dijaga dan dikawal bersama, tutupnya.

Total Views: 1514
Exit mobile version