Fathia Desak Pemda Parimo Percepat Regulasi Investasi demi Genjot PAD

Anggota DPRD Parigi Moutong dari Fraksi PDI Perjuangan, Fathia, saat menyampaikan interupsi dalam rapat paripurna terkait percepatan regulasi investasi untuk optimalisasi PAD. Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi PDI Perjuangan, Fathia, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera mengambil langkah konkret terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Desakan ini difokuskan pada percepatan regulasi yang mengatur sektor investasi.

Dalam interupsinya pada rapat paripurna penyampaian LKPJ, Fathia menyoroti lambatnya respons pemerintah dalam memayungi sektor-sektor potensial dengan Peraturan Daerah (Perda) yang mumpuni.

“Fathia menekankan bahwa potensi investasi di Parigi Moutong, khususnya pada sektor pertanian seperti pengolahan durian dan fasilitas packing house, sangat menjanjikan.

Namun, potensi ini tidak akan memberikan kontribusi maksimal terhadap daerah jika aturan retribusi dan investasinya belum tuntas,” ujarnya.

“Kami meminta Pemerintah Daerah agar cepat bereaksi dan melakukan tindakan nyata. Bagaimana caranya investasi ini bisa masuk menjadi PAD, apalagi di tengah situasi kondisi keuangan daerah yang sedang sulit saat ini,” tegas politisi PDI-P tersebut.

Lebih lanjut, Fathia meminta agar instansi terkait, terutama Bappeda, segera melakukan koordinasi intensif dengan Komisi II DPRD. Ia berharap ada target waktu yang jelas dalam penyelesaian draf regulasi tersebut agar tidak berlarut-larut.

“Kami meminta tindak lanjut dan target penyelesaian Perda itu. Laporannya harus jelas, apakah melalui Bappeda ke Komisi II atau bagaimana mekanismenya, yang penting ada progres,” tambahnya.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa setiap aktivitas investasi di Parigi Moutong memiliki payung hukum yang jelas, sekaligus menjadi mesin baru bagi penguatan fiskal daerah di masa mendatang.

Laporan : Deni

Total Views: 2480
Exit mobile version