Pohon Maut Tewaskan Balita, DPRD Parimo Desak Bupati Bertindak!

Pohon pelindung yang roboh melintang di Jalan Rekreasi, Kelurahan Kampal, Parigi, usai menewaskan seorang bocah dan melukai dua warga, Sabtu (11/4/2026). Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id — Tragedi pohon tumbang kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Parigi Moutong. Dalam insiden tersebut, dilaporkan seorang balita berusia 4 tahun tewas setelah tertimpa pohon pelindung yang roboh di Jalan Rekreasi, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Sabtu (11/4/2026).

Peristiwa ini langsung memantik reaksi keras dari Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto. Ia mendesak pemerintah daerah tidak lagi menunda penanganan pohon-pohon pelindung yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Kami minta bupati segera perintahkan dinas terkait menyisir dan menebang pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” tegas Sayutin, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Ia menilai ada kelalaian serius dalam pengawasan dan perawatan pohon pelindung di wilayah perkotaan.

“Sudah berulang kali memicu korban jiwa dan luka-luka. Jangan tunggu jatuh korban berikutnya,” katanya.

Selain mengancam keselamatan, kondisi pohon yang tidak terawat juga disebut merusak infrastruktur kota. Akar pohon dilaporkan merusak drainase, trotoar, hingga badan jalan.

Tragedi nahas itu terjadi saat pohon besar yang diketahui sudah rapuh dan kering tiba-tiba tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor yang melintas.

Korban tewas diketahui bernama Ehzan (4). Sementara dua korban lainnya, Julita (41) dan Safa (16), warga Desa Boyantongo, mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

Tak hanya itu, pohon tumbang juga dilaporkan menimpa salah satu rumah warga di sekitar lokasi kejadian, memperparah dampak insiden tersebut.
Desakan kini menguat agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret sebelum tragedi serupa kembali terulang.

Laporan : Deni

Total Views: 156