Bappelitbangda Parimo Gaspol 2026: Kesejahteraan Digenjot, Budaya Jangan Sampai Mati

Foto ilustrasi. Bappelitbangda Parimo, memberikan keterangan terkait fokus program 2026 yang menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat dan pelestarian budaya.

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong tancap gas. Tahun 2026 tak lagi sekadar wacana kesejahteraan masyarakat harus terdongkrak, sementara budaya lokal tak boleh dibiarkan mati perlahan.

Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parimo memastikan dua sektor ini menjadi prioritas utama. Program tidak lagi berhenti di meja rapat, melainkan dipaksa turun ke lapangan agar dampaknya benar-benar terasa.

Kepala Bappelitbangda melalui Kabid Sosial Budaya, Irdan SKM, MPH, menegaskan arah kebijakan tahun ini fokus pada eksekusi, bukan sekadar perencanaan.

“Kami fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian budaya. Program diarahkan agar manfaatnya langsung dirasakan,” tegas Irdan.

Tak ingin program hanya jadi laporan di atas kertas, Bappelitbangda bakal turun langsung ke kecamatan. Pengawasan diperketat, terutama di sektor kesehatan dan kegiatan berbasis masyarakat.

Di sektor budaya, langkah penyelamatan dilakukan dengan menggandeng lintas perangkat daerah, termasuk dunia pendidikan. Tujuannya jelas: budaya lokal tetap hidup, bukan sekadar simbol seremonial.Di tengah pelaksanaan program 2026, Bappelitbangda juga bergerak paralel menyusun rencana 2027. Targetnya, seluruh dokumen perencanaan rampung pada Juli mendatang.

“Kami bekerja paralel. Program 2026 jalan, perencanaan 2027 juga harus tuntas,” ujar Irdan. Dari sisi anggaran, pendekatan tematik berbasis Rencana Kerja (Renja) mulai diterapkan. Koordinasi lintas sektor diperkuat untuk memastikan capaian kinerja terukur dan tidak tumpang tindih.

Tak kalah penting, sinkronisasi dokumen dari tingkat desa hingga kabupaten menjadi perhatian serius. Celah ketidaksesuaian yang selama ini kerap terjadi ditekan seminimal mungkin.

Sementara itu, untuk masyarakat rentan—mulai dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas hingga lansia—sejumlah program bantuan sosial sudah disiapkan untuk tahun depan.

“Usulan bantuan sosial sudah kami masukkan dan disinkronkan agar tepat sasaran,” pungkasnya.

Total Views: 93