Polda Sulteng Sikat PETI Parimo, 7 Excavator Diamankan

Sejumlah alat berat jenis excavator diamankan aparat Ditreskrimsus Polda Sulteng saat operasi penertiban tambang emas ilegal di Desa Tabolobolo, Kecamatan Ongka Malino, Parigi Moutong. Foto : aist

PALU, Moderatnews.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah kembali menunjukkan taringnya. Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Parigi Moutong disikat habis.

Dalam operasi intensif selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (11–12 April 2026), tim Subdit IV Tipidter berhasil mengamankan tujuh unit alat berat jenis excavator di Desa Tabolobolo, Kecamatan Ongka Malino.

Operasi dipimpin langsung oleh Kanit II Subdit IV Tipidter dengan menyasar titik-titik yang diduga menjadi pusat aktivitas tambang ilegal.

Penyisiran dimulai Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WITA. Di lokasi pertama, petugas menemukan dua unit alat berat terparkir di area perkebunan sawit milik warga.

Tak berhenti di situ, tim kembali bergerak pada sore hari sekitar pukul 15.00 WITA menyisir aliran sungai di desa tersebut. Hasilnya, lima unit alat berat tambahan ditemukan dalam kondisi ditinggalkan tanpa operator maupun pemilik.

Seluruh alat berat kemudian dievakuasi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WITA untuk kepentingan penyelidikan dan pengamanan barang bukti.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulteng, Kompol Karel A. Paeh, menegaskan bahwa pihaknya telah memasang garis polisi di lokasi temuan serta membuat berita acara yang disaksikan aparat desa setempat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, menegaskan komitmen tegas kepolisian dalam memberantas PETI.

“Aktivitas tambang ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan. Kami tidak akan mentolerir praktik ini,” tegasnya.

Operasi berakhir Minggu petang dalam kondisi aman dan kondusif. Polisi kini masih mendalami kepemilikan alat berat yang ditemukan.

Polda Sulteng memastikan penanganan kasus ini akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Sulawesi Tengah.

Total Views: 513