banner 728x250

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Desa Lobu Gegerkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan

Petugas kepolisian bersama warga melakukan proses evakuasi sesosok mayat tanpa identitas yang ditemukan tergantung di sebuah pondok kebun di Dusun V Toleyan, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (6/6/2026). Sumber Foto : Humas Polres Parimo

PARIGI MOUTONG, Moderatnews.id – Warga Dusun V Toleyan, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pondok kebun, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Kasim Olii (50) saat hendak menuju kebunnya. Ketika melintas di sekitar pondok milik Delime, saksi melihat sesosok orang dalam keadaan tergantung di dalam pondok tersebut.

Menyadari adanya kejadian tidak biasa, Kasim segera kembali ke kampung dan memberitahukan warga serta keluarga yang diduga dapat mengenali korban.

Tak lama kemudian, saksi bersama sejumlah warga kembali ke lokasi untuk memastikan kondisi korban. Setelah memastikan korban telah meninggal dunia, informasi tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan masyarakat, personel Polsek Moutong bersama Tim Buser Polres Parigi Moutong, Bhabinkamtibmas, serta tim medis dari Puskesmas Moutong segera menuju lokasi kejadian.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan pengamanan lokasi, olah TKP, serta evakuasi jenazah dengan bantuan warga sebelum dibawa ke RSUD Buluye Napoa’e, Kecamatan Moutong.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis yang dipimpin dr. Dewi Kumalasari, jasad korban telah mengalami pembusukan cukup lanjut dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hingga 20 hari sebelum ditemukan.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian besar ciri fisik korban tidak lagi dapat dikenali sehingga menyulitkan proses identifikasi.

Selain melakukan olah TKP, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya dua bilah parang, celana pendek warna biru, senter kepala warna hijau, tali nilon warna biru tua, botol minuman, serta alat hisap narkotika jenis sabu berupa kaca pirek.

Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, SH, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematian.

“Kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian berupa pengamanan TKP, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan bahan keterangan serta koordinasi dengan tim medis. Saat ini fokus kami adalah mengidentifikasi korban dan memastikan penyebab kematiannya melalui proses penyelidikan yang profesional, transparan, dan berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan,” ujar AKP Felix.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait identitas korban agar segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu proses identifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, jasad korban masih berada di kamar jenazah RSUD Buluye Napoa’e untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang menggemparkan warga Desa Lobu tersebut.

Sumber : Humas Polres Parimo

Total Views: 365

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *