banner 728x250

Polres Parigi Moutong Tanam Jagung Serentak, Target 700 Hektar

Personel Polres Parigi Moutong bersama unsur terkait melakukan penanaman jagung menggunakan alat tanam di lahan ketahanan pangan dalam program penanaman jagung serentak kuartal I tahun 2026. Foto : Deni

PARIGI MOUTONG, moderatnews.id – Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional, Polres Parigi Moutong melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak pada kuartal pertama tahun 2026.

Kegiatan ini dipusatkan di lokasi ketahanan pangan Polres Parigi Moutong dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Parigi Moutong. Program tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional Polri untuk mendorong ketersediaan pangan di daerah.

Kabag SDM Polres Parigi Moutong, Kompol I Gusti Nyoman Suarta, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Sore hari ini kita melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal pertama tahun 2026. Untuk jajaran Polres Parigi Moutong, kegiatan ini dilakukan merata di seluruh Polsek,” ujar Kompol I Gusti Nyoman Suarta saat memberikan keterangan di lokasi penanaman, Sabtu (7/3/2026).

Pada tahap awal, lahan yang ditanami mencapai sekitar 15 hektar. Namun sepanjang tahun 2026, Polres Parigi Moutong menargetkan pengembangan lahan yang jauh lebih luas melalui program berkelanjutan.

Secara keseluruhan, target penanaman jagung pada tahun ini dipatok mencapai 700 hektar, yang dibagi dalam empat kuartal. Setiap kuartal ditargetkan penanaman sekitar 176 hektar lahan.

Dalam program ini, Polres Parigi Moutong menggunakan bibit unggulan Syngenta (Bisi 1) dengan kebutuhan sekitar 15 kilogram per hektar. Penggunaan benih unggulan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen.

Kompol I Gusti Nyoman Suarta optimistis bibit tersebut dapat menghasilkan panen optimal dengan estimasi produksi mencapai 6 hingga 8 ton jagung per hektar.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari program internal Polri, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan produksi pertanian.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta dukungan masyarakat agar program ketahanan pangan ini dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Harapan kami kegiatan ini didukung oleh seluruh stakeholder termasuk masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, otomatis harapan pemerintah dalam mewujudkan swasembada ketahanan pangan dapat terealisasi dengan baik,” pungkasnya.

Laporan: Deni

Total Views: 779

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *