banner 728x250

69.832 KK di Parimo Terima 30 Kg Beras, Distribusi Sasar Desa Terpencil

Penyerahan simbolis bantuan pangan beras alokasi Juli-September 2026 di Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong. Distribusi diprioritaskan hingga wilayah terpencil. Foto : Ist

PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bersama Perum Bulog Sulawesi Tengah memastikan kualitas beras Bantuan Pangan (Banpang) sebelum disalurkan kepada masyarakat di 23 kecamatan.

Pengecekan kualitas beras dilakukan langsung di Gudang Bulog Tolai pada 14 Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan beras yang akan diterima masyarakat memenuhi standar kualitas dan layak konsumsi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, mengatakan pengecekan tersebut menjadi bagian penting sebelum proses distribusi dilakukan secara menyeluruh.

“Sebelum disalurkan ke 23 kecamatan, kami terlebih dahulu melakukan pengecekan kualitas beras di Gudang Bulog Tolai pada 14 Agustus lalu. Kami ingin memastikan beras yang diterima masyarakat benar-benar berkualitas baik dan layak konsumsi,” ujar Sofiana.

Menurutnya, setelah proses pengecekan, DKP Parigi Moutong melanjutkan koordinasi teknis bersama Perum Bulog hingga pelaksanaan launching dan pelepasan pendistribusian bantuan pangan beras.

Penyerahan bantuan secara simbolis dipusatkan di Kecamatan Tinombo. Pemilihan lokasi tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses transportasi.

Di Kecamatan Tinombo, bantuan pangan disalurkan ke lima desa yang berada di kawasan pegunungan dan masuk kategori wilayah terpencil.

Kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi. Sejumlah wilayah bahkan belum dapat dijangkau kendaraan roda empat sehingga pendistribusian harus menggunakan kendaraan roda dua.

“Penyerahan secara simbolis kita fokuskan di Tinombo, khususnya lima desa terpencil di wilayah pegunungan. Ini menjadi bukti komitmen dan perhatian pemerintah agar bantuan pangan ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, meskipun berada di wilayah yang sulit dijangkau,” kata Sofiana.

Setelah penyerahan simbolis di Tinombo, distribusi bantuan pangan beras dilanjutkan secara serentak ke seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Program bantuan pangan beras periode Juli, Agustus, dan September 2026 kembali digulirkan pemerintah sebagai salah satu stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan inflasi pangan. Penyaluran bantuan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 24 Agustus hingga 30 September 2026.

Penerima Bantuan Pangan (PBP) ditetapkan berdasarkan data Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional (DTSEN) yang diterbitkan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Sasaran penerima mencakup masyarakat pada desil I hingga IV.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh 10 kilogram beras per bulan. Dengan alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026, setiap keluarga akan menerima total 30 kilogram beras. Secara keseluruhan, Kabupaten Parigi Moutong mendapatkan alokasi bantuan pangan sebanyak 2.094.960 kilogram beras untuk 69.832 KK Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Berikut rincian penerima dan alokasi beras di 23 kecamatan:


Kecamatan
Penerima
Alokasi 3 Bulan

1
Ampibabo
3.526 KK
105.780 Kg

Balinggi
1.583 KK
47.490 Kg

3
Bolano
2.713 KK
81.390 Kg

4
Bolano Lambunu
3.083 KK
92.490 Kg

5
Kasimbar
4.026 KK
120.780 Kg

6
Mepanga
4.680 KK
140.400 Kg

7
Moutong
3.576 KK
107.280 Kg

8
Ongka Malino
3.332 KK
99.960 Kg

9
Palasa
6.083 KK
182.490 Kg

10
Parigi
2.539 KK
76.170 Kg

11
Parigi Barat
1.348 KK
40.440 Kg

12
Parigi Selatan
2.500 KK
75.000 Kg

13
Parigi Tengah
1.539 KK
46.170 Kg

14
Parigi Utara
913 KK
27.390 Kg

15
Sausu
3.012 KK
90.360 Kg

16
Sidoan
2.945 KK
88.350 Kg

17
Siniu
2.042 KK
61.260 Kg

18
Taopa
2.380 KK
71.400 Kg

19
Tinombo
5.206 KK
156.180 Kg

20
Tinombo Selatan
4.847 KK
145.410 Kg

21
Tomini
3.933 KK
117.990 Kg

22
Toribulu
2.471 KK
74.130 Kg

23
Torue
1.555 KK
46.650 Kg

Total
23 Kecamatan
69.832 KK
2.094.960 Kg

Pemerintah berharap penyaluran bantuan pangan tersebut dapat membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat, terutama kelompok penerima manfaat yang berada pada lapisan ekonomi bawah.

Selain menjaga daya beli, program ini juga diharapkan ikut menjaga stabilitas harga pangan sehingga tekanan inflasi di Kabupaten Parigi Moutong dapat terus dikendalikan.

Pemkab Parigi Moutong juga menekankan pentingnya distribusi tepat sasaran, termasuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi, pungkasnya.

Deni

Total Views: 772

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *