banner 728x250

Api Lahap Dua Hektare Lahan di Bolano, Penyebab Kebakaran Diselidiki

Kebakaran melanda lahan yang disebut sebagai Tanah Adat Bolano Sau di Dusun IV, Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano, Parigi Moutong, Kamis (17/9/2026) malam. (Dok. Ist)

PARIGI MOUTONG, ModeratNews.id – Kebakaran melanda lahan kosong yang disebut sebagai Tanah Adat Bolano Sau, di Dusun IV, Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (17/9/2026) malam. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.30 WITA dan menghanguskan lahan seluas kurang lebih dua hektare. Lokasi kebakaran berada sekitar 200 meter dari permukiman warga.


Kapolsek Bolano Lambunu IPTU Nyoman Jayus Mulyawan, S.K.M., saat si konfirmasi mwmbenarkan. Kata Jayus, titik api pertama kali diketahui seorang warga bernama Alkap (48), seorang petani yang melintas di sekitar lokasi. Melihat api mulai membakar lahan dan menyebar dengan cepat, Alkap kemudian menghubungi Kepala Desa Bolano Barat untuk melaporkan kejadian tersebut.


Sekitar pukul 19.50 WITA, personel Polsek Bolano Lambunu bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, BNPB, aparat desa dan masyarakat tiba di lokasi. Pemadaman awal dilakukan menggunakan peralatan yang tersedia, sekaligus membersihkan material di sekitar titik api untuk menghambat penyebaran.

Sementara dukungan tambahan tiba sekitar pukul 20.30 WITA. Personel Yonif TP 918/MM bersama dua unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua setengah jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WITA. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Pemadaman melibatkan kekuatan gabungan dari unsur TNI, Polri, BNPB, Satpol PP, pemerintah desa serta masyarakat. Data dalam laporan kepolisian mencatat sekitar 50 personel Yonif TP 918/MM, empat personel BNPB, sekitar 100 warga Desa Bolano Barat, tiga personel Koramil 11/Moutong, tiga personel Polsek Bolano Lambunu dan tujuh personel Satpol PP Kabupaten Parigi Moutong. Total kekuatan yang terlibat mencapai sekitar 167 personel dan warga, dengan dukungan dua unit mobil Damkar.

Kata kapolsek Lambunu. Kondisi lahan yang dipenuhi rumput serta material kering membuat api berpotensi menyebar apabila tidak segera dikendalikan. Kepolisian mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat vegetasi dalam kondisi kering, ujarnya.

Hingga laporan ini disusun, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Kepolisian merekomendasikan dilakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber munculnya api, termasuk kemungkinan faktor alam, kelalaian, maupun aktivitas manusia.

Apabila hasil penyelidikan nantinya menemukan unsur kesengajaan atau pelanggaran hukum, penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

.
Polsek Bolano Lambunu juga mendorong Bhabinkamtibmas bersama pemerintah desa meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan maupun membuang puntung rokok yang berpotensi menjadi sumber api.

Deni

Total Views: 555

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *